Local knowledge, kehidupan sosial, kelompok sosial, komunitas, interaksi sosial dalam konteks lokalitas masyarakat yang memiliki nilai-nilai lokal, perspektif lokal,  dalam masyarakat Jawa di Indonesia. Bagaimana fenomenologi menjelaskan realitas sosial terkait

Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki tujuan yang sama yakni ingin menjelaskan dan memahami realitas sosial, namun dengan cara dan gayanya masing-masing. Perbedaan pokoknya terletak pada: data yang digunakan, prosedur 

Metode penelitian kualitatif, berakar dari pendekatan kualitatif, yang berupaya menjelaskan fakta atau realitas sosial secara mendalam, memahami realitas sosial apa adanya berdasarkan struktur pengalaman subjek (native’s point of view)[1]. Ia

Metode Penelitian Kuantitatif berakar dari pendekatan kuantitatif penelitian sosial yang dipengaruhi oleh paradigma positivisme yang mengiringi perkembangan ilmu sosial pada masa-masa awal, dengan pelopor August Comte dan hingga kini pun

Setelah memahami realitas sosial dengan menggunakan teori-teori sosial mulai fungsionalisme struktural Talcott Parsons hingga teori kritis dan habitus-nya Pierre Bourdieu, sekarang kita lengkapi deh, tentang bagaimana cara memahami atau menjelaskan

Pokok penting dalam teori sosial adalah kemampuan untuk menjelaskan dan memahami realitas sosial. Berikut ini adalah penjelasan dan pemahaman  atas realitas sosial dan pengetahuan manusia tentang realitas sosial yakni posisi