International Postgraduate Research Conference – IPRC

Posted on

15515855_1794445537476536_1917050175_o-200x135 International Postgraduate Research Conference - IPRCDari Manado, Pererat Kerjasama Indonesia – Malaysia

International Postgraduate Research Conference (IPRC)

Manado, 12 – 13 November 2016

Sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia berkumpul di Manado, 12 – 13 November 2016, dalam konferensi bertajuk International Postgraduate Research Conference (IPRC). Pada event konferensi ini dibentuklah konsorsium untuk menampung kegiatan akademik, khususnya di bidang mobilitas mahasiswa dan dosen (pensyarah) di wilayah Asia Tenggara. Sebanyak 11 universitas dari Indonesia, yaitu Univ. Airlangga (Unair), Univ. Brawijaya (UB), Univ. Muhammadiyah Malang (UMM), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, IAIN Kendari, IAIN Gorontalo, IAIN Palangkaraya, Univ. Sam Ratulangi Manado, STAIN Sorong Papua Barat, Univ. Kanjuruhan Malang (Unikama), Univ. Muhammadiyah Makassar, dan 3 universitas dari Malaysia, yaitu Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Sains Malaysia (USM), sepakat untuk membangun wadah akademik yang bermanfaat.

Dalam waktu singkat kini telah bergabung: Univ. Had Yai, Thailand, IAIN Solo, Univ Wijaya Putra Surabaya, Unhas Makassar, UIN Surabaya, UPNV Yogyakarta, IAIN Palopo, Univ. Madura, IAIN Mataram, IAIN Metro Lampung, UIN Semarang, IAIN Batusangkar, Sumbar, Univ. HKBP Nommensen, Medan, UIN Malang, Thammasat Univ., Thailand, Univ Pamulang, Tang-Sel, UIN Palembang, STAIN Kudus, Univ. Muh. Palangkaraya, IAI Uluwiyah Mojokerto, UNS Solo, Univ. Udayana, Bali, STAIN Bengkalis, Univ. Bangka Belitung, STKIP Muh. Sorong, Unkhair Ternate, IAI Darussalam, Banyuwangi, IAIN Ponorogo, Univ. Peradaban, IAIN Pontianak, Univ. Maritim RAH, Tanjung Pinang, STIU Pamekasan, Univ. Sains & Teknologi, Jayapura, Univ. Muhammadiyah Sorong, Univ. Andi Djemma, Palopo, IAIN Samarinda, STKIP-PGRI Sumatera Barat, STIT Jembrana, Bali, IAIN Lampung, IAIN Cirebon, STAI Al Yasini, Pasuruan, STAIN Kediri, IAIN Langsa, Aceh, STAI Denpasar, Bali, UHAMKA, Jakarta, Univ. Timor, NTT, UIN Bandung, UIN Jakarta, Univ. Lancang Kuning, Pakan Baru.

International Postgraduate Research Conference (IPRC) I di IAIN Manado ini dibuka oleh direktur pascasarjana IAIN Manado, Dr. Rivai Bolotio.

Konferensi diawali dengan pembicara kunci (keynote speech) di hari pertama (12 November 2016) yaitu oleh Prof. Dr. Mohd. Afandi Salleh (UniSZA, Malaysia) dan Muhammad Muttaqien, Ph.D (Universitas Airlangga) dan academic speech di hari kedua (13 November 2016) yaitu Wawan E. Kuswandoro (Universitas Brawijaya) dan Baiq Wardhani, Ph.D (Universitas Airlangga), dilanjutkan dengan deklarasi dan penandatanganan nota kesepakatan kerjasama untuk pembentukan South East Asia Academic Mobility, disingkat “SEAAM”.

Pada hari ke-2, setelah acara deklarasi dan penandatanganan kerjasama SEAAM, konferensi diisi pembicara dari The Asia Foundation, yaitu Dr. Budhy Munawar Rahman. Konferensi ditutup oleh rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonimbala pada tanggal 13 November 2016 pukul 16.00 WITA.

Berikut agenda International Postgraduate Research Conference (IPRC) Manado 2016:

Hari I: 12 November 2016

  1. Keynote Speech I:

“Religion and International Relations” (Prof. Dr. Mohd. Afandi Salleh, Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia).

  1. Keynote Speech II:

“Paradigms of International Relations” (Muhammad Muttaqien, Ph.D, Universitas Airlangga).

  1. Postgraduate research overview: Suyatno, Ph.D (Universitas Airlangga) dan Ismail Wekke (STAIN Sorong, Papua).
  2. Welcome dinner oleh Walikota Manado, di rumah dinas Walikota Manado, Vicky Lumentut. Diterima oleh Sekretaris Kota Manado, Drs. H. Rum Usulu.

Speech-on-Personal-Trust-200x135 International Postgraduate Research Conference - IPRCHari II: 13 November 2016

  1. Academic Speech I:

“Personal Trust Institutionalization as a Strategy of Actuating Urban-Poor People in Adapting Government’s Innovative Policy” (Wawan E. Kuswandoro, Universitas Brawijaya).

  1. Academic Speech II:

“Nexus Eropa-Islam dan Masa Depan Uni Eropa” (Baiq Wardhani, Ph.D, Universitas Airlangga).

  1. Declaration and Sign of MoU South East Asia Academic Mobility (SEAAM).
  2. Presentasi dari The Asia Foundation, oleh Dr. Budhy Munawar Rahman.
  3. Welcome dinner oleh Rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonimbala, di rumah makan Permata Hijau Manado.

 

Pojok Kampung…..

Manado memiliki masyarakat majemuk dengan kultur yang terbawa dari masyarakat muslim dan kristen protestan yang jumlahnya hampir berimbang. Terdapat praktik sosial yang cukup menarik ketika kehidupan sosial dari masyarakat yang memiliki habitus berbeda, antara masyarakat muslim dan kristen protestan yang  menunjukkan kebersamaan.

Kemenarikan tanggapan publik atas konferensi yang terselenggara di IAIN Manado dan kunjungan utusan perguruan tinggi perwakilan peserta konferensi ke rumah dinas Walikota Manado, Vicky Lumentut untuk welcome dinner, tertangkap media massa lokal “Tribun Manado” dan muncul dalam pemberitaan dengan judul berita: “Kerukunan Umat Beragama di Manado Tuai Pujian: Sukses Gelar International Postgraduate Research Conference”. Sebuah angle berita yang menggelitik hasrat usil saya… hehe…. Torang bajanji mo datang sini lagi..

Saya berpikir tentang keunikan masyarakat bipolar ini. Bahkan di pulau Bunaken, –yang dengannya saya mendapatkan pengalaman sadis hampir tenggelam di perairan karang, namun memantik ide saya tentang “personal trust modality and sub-modality”—antara masyarakat muslim dan masyarakat kristen protestan, dengan batas fisik yang jelas. Namun mereka tampak baik-baik saja….

Ya.. saya berpikir tentang personal trust dan mungkin generalized trust juga telah bekerja… Hmm… memantik hasrat untuk datang kembali….

Pojok konferensi….

IPRC I 2016 Manado ini menghasilkan kesepakatan pembentukan forum informasi, komunikasi dan kerjasama antar perguruan tinggi ini, yaitu South East Asia Academic Mobility, disingkat SEAAM… ajang IPRC Manado juga telah mendeklarasikan SEAAM ini…. Terimakasih kepada semua rekan deklarator SEAAM, terimakasih kepada inisiator SEAAM. “Moga dibukakan pintu kemaslahatan masyarakat Asia Tenggara.. agar terbuka jalan.. iklim akademik yang lebih baik..”

SEAAM bertujuan membantu universitas dari Indonesia yang akan melakukan kunjungan dan kerjasama dengan Universiti Sultan Zainal Abidin, Terengganu (UniSZA,) Universiti Utara Malaysia, Sintok (UUM) dan Universiti Sains Malaysia, Penang (USM). Juga, akan membantu universitas dari Malaysia yang akan melakukan kunjungan dan kerjasama dengan universitas di Indonesia.

Kegiatan yang dapat dilakukan mahasiswa antara lain adalah kuliah bersama, seminar bersama, kunjungan masyarakat lokal, kunjungan sektor industri lokal, kunjungan ke pemerintah lokal dan penulisan buku bersama. Adapun di tingkat dosen atau pensyarah yang dapat dilakukan adalah: kegiatan joint research, visiting scholar dan penulisan buku bersama.

SEAAM Agenda

Akhirul kalam.. terimakasih sangat dalam sedalam laut Bunaken, layak terhampir kepada IAIN Manado selaku tuan rumah yang telah menyelenggarakan perhelatan ini dengan segala fasilitasnya, sejak dari konferensi, perjamuan resmi, hingga perjamuan kulturalnya, bubur Manado berikut aneka ikan, Bunaken yang cantik, jembatan Soekarno (saya jadi teringat jembatan Suramadu), bingkisan oleh-oleh, keramahan penuh nuansa kekeluargaan, dll… Terimakasih kepada Rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonimbala, seorang perempuan tangguh, a game survivor di tengah pluralitas, terimakasih kepada Direktur Pasca Sarjana, Dr. Rivai Bolotio, Ketua Panitia, Dr. Ahmad Rajavi, Dr. Ardiyanto dan rekan-rekan lain di Manado yang tak bisa disebutkan satu persatu.. Syukran katsira.. Ada Kak Ros, Bu Ifa Musdalifah, Mas Sofyan yang ngantar kami ke mana-mana, juga Pak Narto Wakil Ketua Pergunu Kota Manado yang juga berbaik hati mengantar kami… dll.

SEAAM’s action in 2017…        

  1. International Conference yang diindeks oleh Thompson;
    1.1 Bulan Juli di Universitas Lancang Kuning,Riau
    1.2 Bulan Oktober di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA),
    Terengganu, Malaysia
    1.3 Bulan November di Universitas Trilogi, Jakarta
    2. Workshop Penulisan Artikel
    3. Workshop Penggunaan Mendeley
    4. Workshop Penelusuran Literatur
    5. Thesis Clinics
    6. Mobilitas Mahasiswa & Dosen Indonesia-Malaysia

SEAAM akan dilaunching secara resmi pada 25 Januari 2017 oleh Presiden SEAAM, Dr. Ismail Suardi Wekke bersama pejabat Kemenristek Dikti di Wamena, Papua. Semoga konsorsium ini bisa berjalan sukses untuk menampung kegiatan akademik antara akademisi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Khususnya sebagai usaha nyata untuk memperkokoh hubungan Malindo (Malaysia-Indonesia) di tingkat mahasiswa dan dosen (pensyarah).                                                     

 

Wawan E. Kuswandoro (WK)

Universitas Brawijaya

Declarator and Member of SEAAM

wkuswandoro@ub.ac.id

Mobile Phone/ WA: +62 – 8123476361

 

Gambar Gravatar
Pengajar di Program Studi Ilmu Politik, FISIP Universitas Brawijaya, peneliti, peminat Rekayasa Sosial dan Pembangunan Politik, Personal Edification Coach metode MiracleWays™, blogger, Internet-Based Marketer (IBM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *