Local knowledge, kehidupan sosial, kelompok sosial, komunitas, interaksi sosial dalam konteks lokalitas masyarakat yang memiliki nilai-nilai lokal, perspektif lokal,  dalam masyarakat Jawa di Indonesia. Bagaimana fenomenologi menjelaskan realitas sosial terkait

Social entrepreneurship, social entrepreneur atau entrepreneur sosial, seringkali menjadi istilah yang membingungkan, kadang mengalami kesalahkaprahan penafsiran. Wajar, karena istilah ‘entrepreneur‘ pun seringkali disalahtafsirkan, bahkan seringkali direduksi menjadi sebatas melakukan aktivitas

Kemiskinan, yang secara umum dilukiskan sebagai kondisi ketidakberdayaan dan keterbatasan akses sumberdaya, telah memunculkan beragam pendekatan dalam mendefinisikan, mendeskripsikan, yang lebih lanjut mempengaruhi penanganannya. Tulisan singkat ini disusun sebagai bahan

Tulisan  ini bukan membahas trans-seksual maupun trans-jender, tetapi “berubahnya identitas kultural” perempuan menjadi laki-laki. Fenomena ini masih ada. Yaitu fenomena melenyapnya nama diri perempuan –terganti dengan nama orang lain (laki-laki)

Pengalaman bermasyarakat dan praktik dalam proses yang terus-menerus dilakukan dalam pergaulan sosial yang diungkapkan secara sosial melalui tindakan sosial seperti komunikasi lewat bahasa, bekerjasama lewat organisasi-organisasi sosial, adalah esensi masyarakat

Setelah penjelasan tentang metode penelitian kualitatif, ada baiknya kita mengenal metode penelitian sosial yang juga berakar dari pendekatan kualitatif, namun lebih khusus untuk mendalami kehidupan masyarakat dengan memahami suatu pandangan

Setelah memahami realitas sosial dengan menggunakan teori-teori sosial mulai fungsionalisme struktural Talcott Parsons hingga teori kritis dan habitus-nya Pierre Bourdieu, sekarang kita lengkapi deh, tentang bagaimana cara memahami atau menjelaskan