Social entrepreneurship, social entrepreneur atau entrepreneur sosial, seringkali menjadi istilah yang membingungkan, kadang mengalami kesalahkaprahan penafsiran. Wajar, karena istilah ‘entrepreneur‘ pun seringkali disalahtafsirkan, bahkan seringkali direduksi menjadi sebatas melakukan aktivitas

Kemiskinan, yang secara umum dilukiskan sebagai kondisi ketidakberdayaan dan keterbatasan akses sumberdaya, telah memunculkan beragam pendekatan dalam mendefinisikan, mendeskripsikan, yang lebih lanjut mempengaruhi penanganannya. Tulisan singkat ini disusun sebagai bahan