Bahan diskusi pada seminar “Pendidikan Politik Bagi Mahasiswa Guna Ciptakan Kepemimpinan Yang Berkebangsaan”, yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum, Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo, 23 November 2016, di kampus UPM Probolinggo

Melanjutkan bahasan tentang pelembagaan partai politik, setelah teori Huntington dan rumusan pelembagaan partai politik oleh Vicky Randall, di Indonesia, partai politik belum ada yang menunjukkan pelembagaan yang baik, mulai derajat

Dari beberapa pemikiran tentang pelembagaan partai politik, pemikiran Samuel P. Huntington tentang pelembagaan politik, baik untuk kita perhatikan. Huntington mendasari pemahaman pelembagaan politik dengan terlebih dahulu memahami persoalan stabilitas politik

“Tidak ada demokrasi tanpa politik, dan tidak ada politik tanpa partai” (Clinton Rossiter)[1] “Partai dan sistem partai yang melembaga adalah aktor kunci untuk menentukan akses pada kekuasaan” (Mainwaring dan Scully)[2]